|
Sekelumit tentang PERKI Eropa di Indonesia
Dimulai dengan bertemunya beberapa warga PERKI Eropa yang telah lama kembali ke tanah air, antara lain Bapak Radius Prawiro, Gustaaf H. Pangabean, Ibu Naomi Soerjadi, Bapak dan Ibu Wim A.F.J. Tumbelaka, Ibu Ruth Soh-Sanu (alm.) yang berada di Jakarta, muncul suatu gagasan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin warga PERKI se-Eropa yang sudah kembali ke tanah air dan berdomisili di Indonesia.
Dengan segala macam usaha, dipelopori oleh Ibu Naomi Soerjadi dan Ibu Evelyn Simanjuntak, kemudian dibentuklah panitia Natal yang diketuai oleh Bapak J.A. Turangan.
Pertemuan Natal warga PERKI se-Eropa di Indonesia dilaksanakan pada bulan Desember 1988 bertempat di World Trade Center, Wisma Metropolitan II, Jl. Jend. Sudirman dengan Prof. DR. Liem Khiem Yang sebagai pengkhotbah.
Acara yang didukung oleh putra-putri Bapak R.M. Nimpoeno (pendiri Indonesische Christen Jongeren -ICJ) al. Bapak Harjo Nimpoeno, Ibu Rosini Nimpoeno dan Ibu Hanna Nimpoeno dihadiri oleh banyak warga PERKI se-Eropa di Indonesia. Mereka sebelumnya adalah warga PERKI di Belanda, Jerman, Rusia, Ceko dan Inggris.
Pertemuan ini mendapat tanggapan yang positif, maka kemudian diadakan pertemuan yang kedua yaitu pada perayaan Paskah di Wisma Kinasih, Caringin dengan Bapak Pdt. DR. O.E.Ch Wuwungan sebagai pemimpin Ibadah.
Atas prakarsa Bapak Radius Prawiro, warga PERKI mengumpulkan dana untk pengiriman Alkitab ke daerah-daerah terpencil yang membutuhkannya. (Andre Matondang)
|